Pentingnya Asupan Gizi Untuk Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Dini
- Apr 30, 2024
- Kholib
Lumajang, info Kim desa tempursari, Puskesmas Kedungjajang bersama kader kesehatan dan operator Siks-ng Desa se kecamatan Kedungjajang melakukan pembahasan bersama kader kesehatan dan operator Siks-ng Desa, tentang masalah gizi buruk dan tumbuh kembang balita dan anak untuk mencegah terjadinya stunting di aula puskesmas Kedungjajang, Senin 29 April 2024.
Dr. Zahrotul Ilmiyah selaku kepala puskesmas Kedungjajang membuka acara tersebut sekaligus memberikan arahan terkait pentingnya peran desa terutama kader kesehatan dan operator Siks-ng desa untuk membantu dinas kesehatan Kedungjajang dalam pemantauan gizi buruk yang terjadi hari-hari ini, menurutnya bahwa untuk mencegah terjadinya kurang gizi atau gizi buruk itu perlu pendekatan persuasif kepada ibu-ibu balita agar mereka bisa memeriksakan secara rutin kepada dinkes terdekat dan perlunya memberikan asupan gizi yang cukup, ungkap beliau.
Mengutip kementerian kesehatan RI bahwa stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan asupan gizi pada balita dan anak, ada banyak makanan yang bisa memenuhi asupan gizi dan mencegah stunting di antara adalah memberikan telur,ikan dan sayur.
Dalam pemaparannya dr ahli gizi Vebby Diana Anggraeni A.Md. Gz. Puskesmas Kedungjajang mengajak para kader kesehatan dan operator Siks-ng desa se kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang, berkolaborasi untuk menjadi pelopor kesehatan di desa mengingat kondisi saat ini masih banyak anak yang kekurangan gizi yang ada di wilayah kecamatan Kedungjajang, ungkapnya.
Selain kader kesehatan hadir pula operator Siks-ng Desa dimana peran penting dalam mengelola data warga miskin termasuk balita dan anak supaya bisa dimasukkan ke dalam data terpadu kesejahteraan sosial ( DTKS ), sehingga apabila terjadi masalah kesehatan yang tidak di kafer oleh PBI / KIS pusat bisa di buatkan surat keterangan tidak mampu SKTM dari desa.
Faktor lain yang berperan terhadap resiko stunting dan gizi buruk antara lain kesehatan ibu selama hamil, pemenuhan gizi pada anak harus dilakukan sejak dini yang masih dalam kandungan pemenuhan gizi terutama pada masa 1.000 hari pertama kehidupan, menjadi upaya dalam penanganan untuk mencegah terjadinya stunting.
Menurut Operator Siks-ng Desa Tempursari Kholib, bahwa kerjasama antara puskesmas Kedungjajang dengan desa dalam mengola data terpadu kesejahteraan sosial itu sangat penting sehingga warga miskin bisa merasakan manfaatnya terutama bagi mereka yang bermasalah dengan kesehatan anak itu sendiri sehingga bisa dilayani dengan baik.